NEWS

Jangan Hanya Kejar Akreditasi, Mutu Pelayanan RSUD BARI Jadi Sorotan 

PALEMBANG – RSUD Palembang BARI mulai menjalani penilaian akreditasi oleh Tim Surveior Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS-DHP). Penilaian dilakukan untuk memastikan standar mutu pelayanan hingga keselamatan pasien benar-benar diterapkan dalam aktivitas pelayanan rumah sakit.

Proses survei akreditasi tersebut dibuka oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Kgs. H. Sulaiman Amin, di RSUD Palembang BARI, Kamis (10/9/2026). Penilaian berlangsung secara bertahap. Sebelum turun langsung ke lapangan, Tim Surveior telah melakukan telaah dokumen secara daring pada Selasa (8/9/2026). Selanjutnya, survei lapangan secara luring berlangsung hingga Jumat (11/9/2026).

Sulaiman Amin meminta seluruh jajaran RSUD Palembang BARI mengikuti proses akreditasi secara terbuka, jujur, profesional, dan percaya diri.

Menurutnya, survei tersebut bukan sekadar tahapan administratif untuk mendapatkan predikat akreditasi. Penilaian harus menjadi momentum untuk melihat sejauh mana standar pelayanan benar-benar diterapkan. “Survei akreditasi ini menjadi momentum evaluasi dan perbaikan pelayanan secara berkelanjutan. Kami berharap seluruh jajaran dapat mengikuti proses ini dengan terbuka, profesional, dan penuh kepercayaan diri,” ujar Sulaiman.

Baca Juga  Jalan Terjal Kembali ke UUD 45: Sebuah Keniscayaan Menuju Indonesia Maju

Pemkot Palembang, kata dia, memberikan apresiasi kepada Tim Surveior LARS-DHP yang melakukan penilaian terhadap RSUD Palembang BARI.

Sulaiman mengatakan RSUD Palembang BARI memiliki posisi strategis karena melayani kebutuhan kesehatan masyarakat Kota Palembang dan daerah sekitarnya. Karena itu, pemerintah daerah mendorong agar pelayanan yang diberikan rumah sakit semakin mudah diakses, aman, bermutu, profesional, cepat, ramah, dan transparan.

Aspek keselamatan pasien juga menjadi bagian penting yang harus menjadi perhatian dalam penerapan standar pelayanan. “Yang terpenting bukan hanya kesiapan rumah sakit ketika survei berlangsung, tetapi bagaimana standar dan mutu pelayanan tersebut diterapkan secara konsisten dalam pelayanan sehari-hari,” katanya.

Direktur RSUD Palembang BARI, dr. Hj. Amalia, M.Kes., melalui Katim Humas dan Pemasaran, Adea Triutami, A.Md., CPR, mengatakan pihaknya telah mempersiapkan pelaksanaan survei akreditasi sejak sebelumnya. Persiapan antara lain dilakukan melalui simulasi survei akreditasi pada bulan sebelumnya. Tahapan kemudian dilanjutkan dengan telaah dokumen secara daring melalui Zoom pada 8 September 2026.

Baca Juga  Realisasi PAD Dibawah 50 Persen, Bapenda Optimalisasi Penerimaan Pajak

Setelah dokumen ditelaah, Tim Surveior turun langsung ke lapangan untuk melihat implementasi standar pelayanan di RSUD Palembang BARI. “Setelah telaah dokumen, Tim Surveior kemudian melakukan peninjauan secara langsung untuk melihat implementasi pelayanan di lapangan,” ujar Adea.

Menurutnya, survei akreditasi penting untuk memastikan RSUD Palembang BARI tetap memenuhi standar pelayanan dan layak memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Proses tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya rumah sakit meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat keselamatan pasien, serta meningkatkan profesionalisme tenaga kesehatan. Pemkot Palembang berharap seluruh jajaran RSUD Palembang BARI dapat menjaga integritas, kekompakan, dan komitmen selama proses penilaian sehingga survei berjalan lancar dan menghasilkan capaian akreditasi terbaik. (mma)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button