ECONOMI & BISNIS

ASITA Sumsel dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Health Tourism

ASITA Sumsel dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Health Tourism

Palembang – Dewan Pimpinan Daerah Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Sumatera Selatan terus memperluas jaringan kerja sama internasional dalam pengembangan sektor *health tourism* atau wisata kesehatan. Salah satu langkah yang kini dijajaki adalah memperkuat sinergi dengan berbagai mitra di Malaysia yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi layanan kesehatan unggulan di kawasan Asia Tenggara.

Ketua DPD ASITA Sumatera Selatan, Feby Yoland Effendy, S.IP., M.Si., mengatakan bahwa wisata kesehatan merupakan salah satu sektor yang memiliki prospek sangat menjanjikan. Selain memberikan alternatif layanan kesehatan bagi masyarakat, sektor ini juga mampu menggerakkan industri pariwisata, perhotelan, transportasi, hingga usaha mikro dan ekonomi kreatif.

Menurut Feby, perkembangan dunia pariwisata saat ini tidak lagi hanya berfokus pada wisata rekreasi semata, tetapi juga telah berkembang ke berbagai segmen khusus, termasuk wisata kesehatan. Oleh karena itu, ASITA Sumsel berupaya mengambil peran aktif dalam mendukung pengembangan sektor tersebut melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk mitra dari Malaysia.

“Malaysia selama ini telah dikenal luas sebagai salah satu tujuan utama masyarakat Indonesia untuk mendapatkan layanan kesehatan. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai institusi dan pelaku industri di negara tersebut menjadi langkah strategis yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan industri pariwisata,” ujar Feby.

Baca Juga  Indonesia dalam False Sense of Normalcy: 'Emoh' Menjadi Negara Gagal'

Ia menjelaskan, kerja sama yang dibangun tidak hanya menyangkut promosi bersama, tetapi juga pengembangan paket layanan yang terintegrasi, mulai dari pengaturan perjalanan, akomodasi, hingga pendampingan bagi pasien dan keluarganya selama menjalani proses pengobatan.

Menurutnya, konsep *health tourism* telah berkembang menjadi salah satu tren global yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian. Banyak negara berlomba-lomba menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dengan dukungan fasilitas pariwisata yang nyaman dan profesional.

ASITA Sumsel, kata Feby, ingin menjadi bagian dari perkembangan tersebut dengan membangun jejaring yang lebih luas dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kehadiran sektor wisata kesehatan diharapkan dapat menjadi salah satu kekuatan baru yang mendukung kemajuan pariwisata Sumatera Selatan.

Selain itu, kerja sama dengan Malaysia juga diharapkan dapat membuka peluang pertukaran informasi, pengalaman, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang pelayanan wisata kesehatan. Dengan demikian, pelaku industri pariwisata di Sumatera Selatan dapat semakin siap menghadapi tantangan dan kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Feby menilai bahwa sinergi antara sektor kesehatan dan pariwisata merupakan kombinasi yang sangat potensial. Apalagi, Sumatera Selatan memiliki posisi strategis dan didukung oleh infrastruktur yang semakin berkembang, sehingga memiliki peluang untuk menjadi salah satu pusat pengembangan wisata kesehatan di Indonesia.

Baca Juga  BREAKING NEWS: KPK OTT Bupati Muara Enim Edison, Sejumlah Pejabat dan Pihak Swasta Ikut Diamankan

“Ke depan, kami berharap kerja sama ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta mempererat hubungan antara Indonesia dan Malaysia,” katanya.

Ia menambahkan, ASITA Sumsel akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, rumah sakit, pelaku industri pariwisata maupun mitra internasional, guna menciptakan ekosistem wisata kesehatan yang semakin kuat dan berdaya saing.

Dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, sektor *health tourism* dipandang sebagai salah satu peluang besar yang patut dikembangkan secara serius. Melalui kerja sama yang dibangun bersama mitra di Malaysia, ASITA Sumsel optimistis sektor ini dapat menjadi salah satu motor penggerak baru bagi industri pariwisata dan ekonomi Sumatera Selatan di masa mendatang.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pariwisata tidak hanya berbicara tentang destinasi dan rekreasi, tetapi juga dapat menjadi jembatan untuk menghadirkan layanan yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, ASITA Sumsel berharap pengembangan wisata kesehatan akan semakin berkembang dan membawa dampak positif yang luas bagi kedua negara.

Editor: Bang Bangun Lubis

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button